IN MALAY 

 

Yang pertama kali digelari "Al-Ba-Surroh" ialah
waliyyullah Abdurrahman bin Ahmad bin Hasan At-Thawil.

So’al gelar yang disandangnya, karena beliau mempunyai sebuah Bingkisan
yang besar yang sangat dijaganya dan selalu dibawanya kemanapun beliau pergi.
Sehingga semua orang mengira bahwa Bingkisan tersebut berisi barang-barang yang
sangat berharga sekali (seperti emas berlian). Namun setelah beliau. wafat dan
Bingkisannya dibuka ternyata isinya tiada lain hanyalah Kitab-Kitab agama yang
selalu dibacanya selama hidupnya.

 

Waliyyullah Abdurrahman Ba-Surroh dilahirkan di kota Tarim. Dikaruniai seorang
anak lelaki, bernama Muhammad yang menurunkan keturunannya
yang berada di Habasyah di Afrika, dan di Indonesia.

 

Waliyyullah Abdurrahman Ba-Surroh pulang ke Rahmatullah di kota Tarim pada
tahun 888 Hijriyyah.

 

Semoga Allah SWT memasukkan Beliau-Beliau ke dalam Surga dan menghimpunkannya
bersama-sama para Nabi, para syuhada, para Auliya dan para Sholihin. Amin !.

 

 

 

This was taken by Permission of the Webmaster of Alaminjogja at http://www.alaminjogja.com 

 

Wassalam,

Haddad Alhaddad