Section:

Al-Cherrid

Approx. 1 min read · Malay text

How should I read this archive record?

Older entries may combine published scholarship, family or community tradition, inherited terminology and historical interpretation. Uncited claims are a starting point for further source review rather than certification.

IN MALAY 

 

Yang pertama kali dijuluki (digelari) “Cherrid” ialah Waliyyullah Alwi bin Muhammad Hamidan bin Abdurrahman bin Muhammad bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad Al-Faqih bin Ali bin Muhammad Shahib Mirbad.

 

Soal julukan (gelar) yang disandangnya karena beliau berkali-kali beribadah di suatu Goa yang disebut “Goa-Cherrid” dipegunungan “Aqrun” di Tarim. Beliau selalu beribadah disana sampai seminggu bahkan sampai sebulan lamanya.

 

Didalam “Goa-Cherrid” yang sepi dan jauh dari keramaian duniawi tersebut beliau disamping melakukan ibadah jasmani (seperti melaksanakan shalat) juga melakuan ibadah tafakur dengan kalbu dan fikirannya, yang kesemuanya itu dilakukan karena mencontoh sunnah Rasulullah s.a.w yang pernah melakukan ibadah di “Goa-Hira”.

 

Waliyyullah Alwi Cherrid dilahirkan di kota Tarim dan dikaruniai 6 orang anak lelaki. Diantara ke-6 anak lelakinya tersebut hanya seorang anaknya yang bernama Ali yang kemudian menurunkan keturunan “Al-Cherid”.

 

Waliyyullah Alwi Cherrid pulang ke Rahmatullah di Tarim pada tahun 808 Hijriyyah

Semoga Allah SWT memasukkan beliau dalam surga menghimpunkannya bersama-sama para Nabi, para Syuhada, dan para Sholihin. Amin.

 

This was taken by Permission of the Webmaster of Alaminjogja at http://www.alaminjogja.com 

 

Wassalam,

Haddad Alhaddad 

Archive note

This record is part of a developing archive. Dates, names and historical interpretations may require further source review. Spot an error? Suggest a correction.