Section:

Al-Maula Chailah

Approx. 1 min read · Malay text

How should I read this archive record?

Older entries may combine published scholarship, family or community tradition, inherited terminology and historical interpretation. Uncited claims are a starting point for further source review rather than certification.

IN MALAY 

 

Yang pertama kali dijuluki (digelari) "Al Maulachailah" adalah Waliyyullah Abdurrahman bin Abdullah bin Alwi bin Muhammad Maula Dawilah.

So’al gelar yang disandangnya karena Beliau bermukim di daerah pegunungan "Chailah" yang tersohor disebelah barat kota Tarim (Hadramaut).

 

Waliyyullah Abdurrahman Maulachailah dilahirkan di kota Tarim.

 

Di karuniai 4 orang anak lelaki. Dari ke-4 anak lelakinya hanya seorang yang melanjutkan keturunan Beliau yaitu yang dinamai Sahil, yang dikaruniai anak bernama Muhammad, dan Muhammad bin Sahil dikaruniai 2 orang anak lelaki yang masing-masing bernama :

  • Umar, keturunannya disebut Sahil Chailah, yang hanya berada dikota Tarim (Hadramaut) saja
  • Salim, – menurunkan- keturunan "Al-Maulachailah", yangkebanyakan keturunannya berada di Indonesia (di Palembang; di Pulau Jawa; di Madura dan di Ampenan Bali)

Waliyyullah Abdurrahman Maula Chailah pulang ke Rahmatullah di kota Tarim pada tahun 914 Hijriyyah.


Semoga Allah SWT memasukkan Beliau Beliau ke dalam Surga dan menghimpunkannya bersama-sama para Nabi, para Syuhada, para Auliya dan para Sholihin. Amin !.

 

 

This was taken by Permission of the Webmaster of Alaminjogja at http://www.alaminjogja.com 

 

Wassalam,

Haddad Alhaddad 

Archive note

This record is part of a developing archive. Dates, names and historical interpretations may require further source review. Spot an error? Suggest a correction.