Section:

Al-Rachilah

Approx. 1 min read · Malay text

How should I read this archive record?

Older entries may combine published scholarship, family or community tradition, inherited terminology and historical interpretation. Uncited claims are a starting point for further source review rather than certification.

IN MALAY 

 

Yang pertama kali dijuluki (digelari) “Al-Rachilah
adalah waliyullah Muhammad bin Umar bin Ali bin Umar bin Ahmad bin Muhammad
Al-Faqih Al-Muqaddam
.

 

 

So’al gelar yang disandangnya, menurut bahasa Arab di Hadramaut “Al-Rachilah
berarti anak kambing yang masih kecil.

 

Waliyullah Muhammad bin Umar termasuk
seorang faqir yang tidak punya apa-apa kecuali seekor anak kambing yang masih
kecil, yang rencananya anak kambing tersebut akan dibesarkan supaya menjadi
banyak. Walaupun Beliau seorang yang faqir, beliau suka menerima tamu. Sekali
waktu Beliau kedatangan rombongan tamu; dan untuk menjamu tamu-tamunya itu beliau
terpaksa memotong anak kambingnya itu.

 

Kemudian setelah beliau teringat akan
rencananya semula maka beliau sangat sedih sekali. Kemudian Beliau memohon kepada
Allah S.W.T agar supaya mengganti anak kambing yang dipotongnya tadi. Kemudian
Allah S.W.T mengabulkan permohonannya dengan mengganti anak kambing yang dipotongnya
tadi; hal mana terjadi karena kekeramatannya (kewaliannya).

 

Waliyullah Muhammad Al-Rachilah dikaruniai 5 orang anak lelaki.
Satu diantarnya yang menurunkan keturunannya yaitu yang bernama Salim,
biasa disebut dengan Al-Rachilah Ba’Umar melalui anaknya
yang bernama Umar.

 

 

This was taken by Permission of the Webmaster of Alaminjogja at http://www.alaminjogja.com 

 

Wassalam,

Haddad Alhaddad 

Archive note

This record is part of a developing archive. Dates, names and historical interpretations may require further source review. Spot an error? Suggest a correction.